Zonaindonesiaworld.com, Jakarta – Ketua Umum Himpunan Masyarakat Nelayan Indonesia (HMNI), Brata Tridharma, menyampaikan duka cita mendalam atas wafatnya Affan Kurniawan, seorang ojek online (ojol) yang menjadi korban dalam peristiwa demonstrasi di Jakarta beberapa hari lalu. Dalam pernyataannya, Brata mengungkapkan keprihatinan atas situasi yang memilukan ini dan mengajak semua pihak untuk menahan diri. (31/08/2025)
“Kami sangat berduka atas kepergian saudara Affan Kurniawan. Peristiwa ini adalah pengingat bahwa akumulasi kekecewaan rakyat terhadap kebijakan pemerintah harus diselesaikan melalui dialog produktif, bukan dengan anarkisme,” ujar Brata.
Ia menekankan bahwa Indonesia, sebagai bangsa dengan jumlah penduduk besar, wilayah daratan yang luas, bahkan wilayah laut-nya lebih luas lagi, sedang diuji untuk menjaga persatuan dan menyelesaikan masalah secara beradab. “Mari kita kembali duduk bersama dengan adab dan istiadat yang kita miliki sebagai bangsa yang berbudaya. Lautan kita luas dan terbuka untuk para pemuda-pemudi kreatif menciptakan lapangan kerja. Begitu pula daratan kita, banyak lahan nganggur yang dapat diolah,” tambahnya.
Brata juga menyoroti potensi besar sektor maritim sebagai sumber ketahanan pangan nasional. HMNI, katanya, berkomitmen untuk mengembangkan potensi ini melalui pendekatan ekonomi biru yang berkelanjutan.
“Kami sangat antusias untuk membentangkan potensi maritim yang dapat dikelola sebagai solusi strategis dalam penyediaan lapangan kerja dan ketahanan pangan,” ujar AH Said, Kepala Bidang Maritim dan Pulau-pulau Kecil.
HMNI mengajak seluruh elemen masyarakat, terutama komunitas nelayan dan pemuda-pemudi, untuk bersama-sama mencari solusi konstruktif guna mengatasi tantangan ekonomi dan sosial. Brata dan Said menegaskan bahwa dengan strategi yang tepat, Indonesia memiliki peluang besar untuk memanfaatkan sumber daya laut demi kesejahteraan rakyat. Wallahu a’lam.
Penulis: Saeed Kamyabi
Sumber: Pernyataan Resmi HMNI








