ZIW.com, Tangerang – Indonesia kini berada di persimpangan jalan penting dalam perjalanan ekonominya. Di tengah tantangan global dan ketimpangan sosial yang semakin lebar, gagasan Sistem Ekonomi Langit hadir sebagai solusi nyata menuju Indonesia Maju — bukan sekadar wacana, tetapi kebutuhan mendesak bagi masa depan bangsa. (13/10/2025)
Sistem Ekonomi Langit: Solusi di Tengah Kegagalan Sistem Konvensional
Selama puluhan tahun, Indonesia bergantung pada sistem ekonomi konvensional—kapitalisme dan sosialisme—yang terbukti belum mampu menciptakan kesejahteraan merata. Kapitalisme memunculkan jurang kaya-miskin yang dalam, sementara sosialisme mengekang inovasi lewat birokrasi yang kaku. Kini, saatnya keluar dari paradigma lama menuju sistem ekonomi baru yang lebih adil, spiritual, dan berkelanjutan.
“Sistem Ekonomi Langit bukan hanya tentang pertumbuhan materi, tetapi juga pembangunan moral dan spiritual bangsa,” ujar Saeed Kamyabi, inisiator gerakan ini.
Istilah “Langit” dipilih karena merepresentasikan nilai universal yang melampaui sekat agama, ideologi, dan suku bangsa—berlandaskan pada keadilan, kejujuran, gotong royong, dan tanggung jawab.
Belajar dari Sejarah, Melangkah ke Masa Depan
Kamyabi mencontohkan transformasi ekonomi bangsa Quraisy pada masa lalu. Setelah menginternalisasi nilai-nilai spiritual dalam aktivitas ekonominya, mereka berhasil mewujudkan kemakmuran yang adil dan berkelanjutan.
“Keberhasilan itu bukan utopia. Indonesia pun bisa mencapainya jika memiliki kemauan dan keberanian untuk berubah,” tegasnya.
Lima Langkah Nyata Mewujudkan Sistem Ekonomi Langit
Untuk menerapkan Sistem Ekonomi Langit, dibutuhkan komitmen nasional dan langkah konkret yang melibatkan semua elemen bangsa. Lima pilar utama yang diusulkan adalah:
1. Revolusi Mental: Penanaman nilai spiritual dan moral dalam pendidikan, pemerintahan, dan dunia usaha.
2. Reformasi Regulasi: Penciptaan kebijakan ekonomi yang adil, transparan, dan berpihak pada rakyat.
3. Investasi Berkelanjutan: Fokus pada sektor ekonomi ramah lingkungan dan jangka panjang.
4. Pemberdayaan Masyarakat: Kesempatan setara bagi seluruh warga untuk berpartisipasi dalam pembangunan ekonomi.
5. Kolaborasi Nasional: Sinergi antara pemerintah, swasta, dan masyarakat sipil demi kesejahteraan bersama.
Saatnya Indonesia Bertindak
Menurut Kamyabi, Indonesia tidak bisa lagi menunda perubahan. “Setiap hari yang kita habiskan dengan sistem ekonomi lama, kita semakin menjauh dari cita-cita keadilan dan kemakmuran,” ujarnya.
Ia mengajak seluruh elemen bangsa untuk bersatu dalam visi besar ini:
“Mari kita tinggalkan kepentingan pribadi dan golongan. Saatnya Indonesia beralih ke Sistem Ekonomi Langit, demi masa depan yang adil, sejahtera, dan bermartabat. Insya Allah.”
Tentang Inisiator
Saeed Kamyabi adalah penggagas dan pemikir ekonomi spiritual yang memperkenalkan konsep Sistem Ekonomi Langit sebagai model ekonomi baru berbasis nilai-nilai moral dan kemanusiaan. Ia aktif mengadvokasi transformasi ekonomi Indonesia menuju sistem yang lebih adil dan berkelanjutan.
Penulis: Saeed Kamyabi
Editor: Syah








