ZIW.com, Jakarta – Himpunan Masyarakat Nelayan Indonesia (HMNI) terus memperkuat jalinan kemitraan dengan Malaysia. Melalui audiensi yang berlangsung di Kedutaan Besar Malaysia, Jakarta, pada 14 Oktober 2025, kedua pihak menegaskan komitmen untuk mewujudkan aliansi nelayan modern dan berkelanjutan, berlandaskan konsep ekonomi biru.
Gema Sasmita (Ketua Dewan Pembina HMNI), Brata Tridharma (Ketua Umum), dan Marselus Lopis (Sekjen) hadir mewakili HMNI. Mereka disambut hangat oleh Duta Besar Malaysia untuk Indonesia, Dato’ Syed Mohamad Hasrin Tengku Hussin.
“Kami sangat bersemangat dengan prospek kerja sama ini. Ekonomi biru adalah kunci, dan kami yakin kolaborasi dengan Malaysia akan membawa manfaat besar bagi nelayan Indonesia,” ujar Gema Sasmita usai pertemuan.
Sembilan Langkah Strategis untuk Kerja Sama yang Lebih Konkret
Marselus Lopis merangkum sembilan poin penting yang menjadi fokus utama dalam kerja sama ini:
1. Peta Laut: Navigasi yang Lebih Efisien: Pemanfaatan bersama peta laut penangkapan ikan antara Indonesia dan Malaysia, agar nelayan dapat melaut lebih efisien.
2. Pemasaran Bersama: Jangkauan Pasar yang Lebih Luas: Kerja sama pemasaran hasil perikanan laut, membuka peluang pasar yang lebih luas bagi produk nelayan.
3. Forum Nelayan Nasional: Wadah Aspirasi Bersama: Pembentukan forum nelayan nasional di Jakarta, sebagai wadah untuk menyuarakan aspirasi dan kepentingan nelayan. Mengingat kesamaan sejarah, geografis, dan kondisi perairan kedua negara.
4. Kemitraan Organisasi: Kolaborasi yang Solid: Kerja sama erat antara HMNI dan organisasi nelayan Malaysia, memastikan program-program yang disepakati berjalan efektif.
5. Produk Indonesia Unggul: Integrasi joint program seafood collection, dengan prioritas pada produk perikanan Indonesia agar semakin dikenal di pasar regional.
6. Pertukaran Nelayan: Belajar dan Berbagi Pengalaman: Program kunjungan nelayan Indonesia ke Malaysia dan sebaliknya, serta dukungan penuh dari Kedutaan Besar Malaysia untuk acara FNN di Jakarta.
7. Ekonomi Biru: Fondasi Pembangunan Berkelanjutan: Rencana kerja sama dalam ekonomi biru dengan Malaysia, sebagai fondasi untuk pembangunan sektor kelautan dan perikanan yang berkelanjutan.
8. Aliansi Nelayan: Bersatu untuk Masa Depan: Memperkuat kemitraan maritim Indonesia-Malaysia, menuju aliansi nelayan yang modern dan berkelanjutan.
9. Ekonomi Biru: Kesejahteraan Bersama: Merencanakan kerja sama dalam ekonomi biru antara Malaysia dan Indonesia, demi kesejahteraan nelayan dan kemajuan bersama.
Duta Besar Malaysia menyambut baik semua inisiatif ini. “Sinergi dalam ekonomi biru adalah kunci. Kami percaya, kolaborasi erat antara organisasi nelayan kedua negara akan mewujudkan kemitraan maritim yang inklusif dan berkelanjutan,” tegasnya.
Langkah selanjutnya adalah membentuk tim kerja bersama untuk menyusun rencana aksi yang lebih detail. Tujuannya, mempercepat realisasi kerja sama ekonomi biru Malaysia dan Indonesia di sektor kelautan dan perikanan. Saeed Kamyabi








