Zonaindonesiaworld.com, Bengkulu – SMA Negeri 6 berhasil menyelenggarakan kegiatan Retret Spiritual bertajuk “Merah Putih”, yang diikuti oleh 40 siswa-siswi terpilih. Mengusung tema “Amalan Mitigasi Langit”, acara berlangsung penuh hikmat dan antusias dengan menghadirkan trainer internasional, Ustadz Saeed Kamyabi. (07/02/2026)
Kegiatan menjadi lebih bermakna dengan kunjungan dan apresiasi langsung dari Plt. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Rainer Atu Mpd, yang turut menyemangati serta memberikan dukungan nyata. Dalam sambutannya, beliau secara simbolis memberikan hadiah kepada peserta yang dinilai berprestasi, sebesar Rp 300.000 untuk siswa dan Rp 300.000 untuk siswi. “Wah, ini uang muka untuk berangkat umroh,” ujar Ustadz Saeed.
Sebagai trainer utama, Ustadz Saeed menekankan pentingnya kehadiran para guru dan pendamping selama pelatihan. “Saya mohon agar bapak/ibu guru dan pendamping tidak meninggalkan ruangan, agar bisa menyimak materi secara langsung dan meneruskannya dalam pembinaan sehari-hari,” pintanya. Hal ini mendapat respon positif dari beberapa guru, bahkan salah satunya dari Bapak Adriansyah dari UPTD Dikbud yang mendampingi hingga acara berakhir dan turut mendistribusikan hadiah kepada 10 peserta – 7 orang menerima uang tunai dan 3 orang mendapatkan Mushaf Al-Qur’an dari sponsor Rayyah Travel.
Metode pelatihan dengan pendekatan otak kanan yang diterapkan Ustadz Saeed berhasil menciptakan atmosfer belajar yang santai, rileks, dan ceria, tanpa mengurangi kedalaman pemahaman materi. Para peserta terlihat sangat antusias dan dengan mudah menyerap ilmu yang diberikan.
Kepala Sekolah SMAN 6, Dr. Eka Saputra, M.Pd., menyambut baik kegiatan ini. “Kami mengapresiasi dan mendukung penuh retret spiritual ini. Kami mengirimkan siswa-siswa terbaik untuk menjadi peserta, agar mereka bisa menjadi agen perubahan di sekolah,” ujarnya.
Plt. Kadis Dikbud juga memberikan dukungan melalui arahan singkatnya: “Trainer kita kali ini benar-benar kaliber internasional. Manfaatkan kesempatan ini dengan sungguh-sungguh, insya Allah kesuksesan akan mengikuti.”
Dengan jumlah siswa lebih dari seribu orang, SMAN 6 dinilai sebagai lingkungan yang strategis untuk menumbuhkan agen-agen kebaikan. Kegiatan seperti ini diharapkan dapat memperkuat fondasi karakter spiritual siswa, sehingga mereka tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki ketangguhan mental dan spiritual yang mampu menjadi penyejuk serta pembawa manfaat bagi masyarakat luas. @sangsaka






