Pemuda Jakarta Berdarah Minang Kritik Keras Pernyataan Abu Janda Soal Sumbar: “Jangan Bangun Opini Sesat dan Menyesatkan Publik

Zona Indonesia world.com-Jakarta — Pernyataan kontroversial yang kembali dilontarkan oleh Abu Janda terkait Sumatera Barat menuai kritik dari berbagai kalangan, termasuk dari tokoh pemuda Jakarta berdarah Minang, Endriansyah.

Menurut Endriansyah, opini yang disampaikan Abu Janda tidak hanya melukai perasaan masyarakat Minang, tetapi juga dinilai sebagai bentuk cara berpikir yang sesat karena menggiring publik pada stigma negatif terhadap daerah dan budaya tertentu.

“Sebagai pemuda Jakarta yang memiliki darah Sumbar, saya sangat menyayangkan pernyataan Abu Janda yang terkesan menyudutkan masyarakat Minang. Opini seperti itu adalah bentuk sesat berpikir karena menggeneralisasi karakter masyarakat hanya berdasarkan sudut pandang pribadi,” tegas Endriansyah dalam keterangannya, Rabu (27/5/2026).

Ia menilai Sumatera Barat selama ini dikenal sebagai daerah yang melahirkan banyak tokoh nasional, ulama, akademisi, hingga pejuang bangsa yang memiliki kontribusi besar terhadap Indonesia. Karena itu, menurutnya, narasi yang berpotensi mencoreng nama baik daerah harus dihentikan.

“Sumbar bukan hanya soal perbedaan pandangan. Sumbar adalah tanah lahir banyak pemikir besar bangsa. Jangan karena ingin mencari perhatian publik lalu melontarkan statement yang justru memecah persatuan,” lanjutnya.

Endriansyah juga meminta seluruh tokoh publik untuk lebih bijak menggunakan media sosial dan tidak membangun opini provokatif yang dapat menimbulkan kegaduhan di tengah masyarakat.

“Kebebasan berpendapat itu hak semua orang, tapi jangan sampai kebablasan dan mencederai kehormatan suatu daerah atau suku. Kritik boleh, tapi jangan membangun stigma seolah-olah masyarakat Sumbar pantas dicap negatif,” ujarnya.

Ia berharap polemik seperti ini menjadi pelajaran agar ruang publik diisi dengan gagasan yang sehat dan membangun, bukan narasi yang memecah belah antarsuku maupun daerah di Indonesia.

“Indonesia dibangun dari keberagaman. Jangan rusak persatuan hanya demi konten dan sensasi,” tutup Endriansyah.

  • Related Posts

    DR HM Suaidi,M.Ag : Ibadah Kurban (اضحية) Implementasi Kepedulian

    ZonaIndonesiaWorld.com- Jakarta- Ibadah kurban merupakan wujud nyata dari ketaatan kepada Allah SWT sekaligus bentuk implementasi kepedulian sosial yang paling konkret dalam Islam. Melalui penyembelihan dan pembagian daging kurban, umat Muslim…

    Azis Khafia :Tiga Pesan Lebaran Haji

    Zonaindonesiaworld.com-Jakarta-Idul adha atau hari raya kurban atau lebaran haji adalah hari raya resmi umat Islam (selain idul fitri) bagi orang beriman. Banyak hikmah dan nilai yang dapat dipetik dari peringatan…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *