ZonaIndonesiaWorld.com- Jakarta -Fenomena “orang berilmu dibantah oleh orang bodoh” adalah tanda akhir zaman yang telah diperingatkan dalam Islam. Hal ini terjadi ketika manusia kehilangan ulama dan orang yang berpegang teguh pada ilmu yang benar, sehingga yang tampil adalah orang-orang yang hanya mengandalkan hawa nafsu atau ilmu dangkal.
kebodohan. Menurut Kholifah Ali bin Abu Tolib. bahwa orang bodoh ditandai oleh ketidakmauan untuk belajar dan selalu merasa cukup dengan pendapatnya sendiri.
Merebaknya Kebodohan: Menjelang hari kiamat, ilmu agama akan diangkat dan kebodohan akan menyebar di mana-mana.
Berbicara bukan pada ahlinya. Nabi bersabda:
إذا وسِّدَ الأمرُ إلى غيرِ أهلِه، فانتظرِ الساعةَ
Sesuatuhal bila diserahkan kepada orang yang bukan ahlinya tunggulah kehancurannya. Hal ini senada dengan kemunculan Ruwaibidhah, yakni orang-orang bodoh (sedikit ilmu) yang berbicara atau berfatwa tentang urusan umat. Orang-orang ini merasa sok tahu dan berani membantah ulama.
Wafatnya Para Ahli Ilmu: Ilmu dicabut bukan berarti dihapus dari ingatan secara tiba-tiba, melainkan dengan diwafatkannya para ulama ahli ilmu.
Untuk menyikapi zaman yang penuh dengan fitnah dan perdebatan ini, umat Islam dianjurkan untuk:
1. Memperdalam Ilmu Agama: Belajar dari guru atau ulama yang terpercaya dan memiliki sanad keilmuan yang jelas.(العلم بالتعلم)
2. Berhati-hati dalam Berpendapat: Tidak mudah berfatwa atau menyebarkan informasi tanpa dasar referensi yang kuat.
