ZonaIndonesiaWorld.com-Jakarta-Rangkaian acara “Hajatan Otista” hari kedua resmi berakhir pada Ahad siang, 5 Juli 2026, meninggalkan kesan mendalam bagi ribuan warga yang hadir di kawasan PFN Otista. Bukan sekadar festival budaya, acara penutupan ini berhasil merangkum esensi kebersamaan masyarakat Jakarta Timur dalam balutan tawa, canda, dan semangat gotong royong yang kental, acara Hajatan Otista dua hari, dari kemarin Sabtu,ucap M Fauzi Sarmada selaku ketua RW 012 dan juga ketua Lentera Otista ( Forum Bidaracina Bersatu).
Suasana siang hari sempat mencapai puncaknya saat sesi pembagian doorprize digelar. Ketegangan yang bercampur antusiasme terlihat jelas di wajah para peserta Otista Fun Walk. Sorak-sorai kebahagiaan dari para pemenang hadiah utama menjadi momen paling dinanti, sekaligus simbol apresiasi panitia terhadap partisipasi aktif warga dalam memeriahkan hajatan akbar tahunan ini.
Kolaborasi Musik yang Memukau
Penutupan acara semakin sempurna berkat hiburan musik berkualitas tinggi. Penyanyi Bila Amora sukses menyihir audiens dengan penampilan apiknya, mengajak seluruh pengunjung bernyanyi bersama dalam harmoni yang menyentuh hati. Energinya yang positif mampu menyatukan ribuan suara menjadi satu alunan lagu yang merdu.
Puncak euforia kemudian dilanjutkan oleh performa spektakuler dari RJT Band. Alunan musik yang pecah dan enerjik berhasil menguras adrenalin penonton, mengubah area festival menjadi lantai dansa raksasa. Goyangan bersama warga dari berbagai kalangan menjadi bukti nyata bahwa musik memiliki kekuatan universal untuk merekatkan persaudaraan.
Sejarah Baru Kebersamaan Warga
Heru Dodo selaku ketua RW 05 dan ketua Panitia penyelenggara mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh pihak yang telah hadir dan berkontribusi. “Kalian semua luar biasa! Terima kasih telah menjadi bagian dari sejarah kemeriahan Hajatan Otista tahun ini,” ungkap perwakilan panitia dalam keterangan resminya.
Keberhasilan Hajatan Otista 2026 bukan hanya diukur dari ramainya pengunjung, tetapi dari terciptanya ruang interaksi sosial yang sehat dan menyenangkan. Acara ini membuktikan bahwa di tengah kesibukan ibu kota, warga Jakarta Timur masih memiliki semangat kuat untuk berkumpul, merayakan tradisi, dan saling mendukung.
“Acara Hajatan Otista merupakan kegiatan dari unsur masyarakat yang tergabung didalamnya; para Ketua RW bersama LMK, PKK, FKDM dan turut mendukung aparatur pemerintahan kelurahan bidaracina.
Sampai jumpa di edisi berikutnya, Hajatan Otista tahun depan !, tutup bg Ozi sapaan dari M Fauzi Sarmada. (AW)
