Banjir Tutup Akses Jalan Wisata Geopark Ciletuh, Ketinggian Air Capai Satu Meter

Zonaindonesiaworld.com, Sukabumi – Hujan deras dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Kabupaten Sukabumi sejak Kamis sore hingga Jumat pagi (6/2/2026) menyebabkan banjir yang menutup akses jalan wisata Geopark Ciletuh. Peristiwa tersebut terjadi di Jalan Bale RK Ciahon, Desa Mekarsari, Kecamatan Ciemas, Kabupaten Sukabumi.

Berdasarkan laporan dari warga setempat, banjir terjadi akibat curah hujan yang sangat tinggi sehingga air meluap dan menggenangi badan jalan utama. Akibatnya, akses menuju kawasan wisata Geopark Ciletuh tidak dapat dilalui kendaraan.

“Ketinggian air mencapai sekitar satu pinggang orang dewasa. Jalan benar-benar tertutup dan tidak bisa dilewati,” ujar Arya, warga setempat.

Arya menambahkan, banjir mulai naik sejak malam hari dan belum sepenuhnya surut hingga pagi. Kondisi ini membuat aktivitas warga serta arus wisata menuju Geopark Ciletuh terhambat.

Sementara itu, pantauan di lokasi Tim media Zona Media Nusantara Denny, salah satu, melaporkan bahwa situasi air masih menggenang di jalan, kami menghimbau  untuk berhati-hati, khususnya pengguna jalan dan wisatawan yang hendak menuju kawasan Ciletuh.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan korban jiwa. Namun masyarakat diminta tetap waspada mengingat cuaca ekstrem masih berpotensi terjadi di wilayah Sukabumi dan sekitarnya. (Dny)

  • Related Posts

    Longsor di Bandung Barat, Hari Kedua Pencarian Temukan 16 Korban Meninggal

    Zonaindonesiaworld.com, Bandung Barat – Tim SAR gabungan terus melakukan pencarian korban bencana longsor yang melanda wilayah Kabupaten Bandung Barat (KBB) pada hari kedua operasi pencarian, Minggu (25/1/2026). Hingga pukul 17.00…

    Banjir Melanda Tambun Utara, Plt Bupati Bekasi Ikut Evakuasi Warga Srimukti

    Zonaindonesiaworld.com, Bekasi – Banjir besar melanda Desa Srimukti, Kecamatan Tambun Utara, Kabupaten Bekasi, akibat luapan Sungai CBL yang dipicu jebolnya tanggul, pada Jumat (23/01/2026). Air sungai meluber ke kawasan permukiman…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *