Zonaindonesiaworld.com, Bengkulu – Gubernur Bengkulu, H. Helmi Hasan, memberikan pembekalan langsung kepada puluhan Aparatur Sipil Negara (ASN) yang akan mengikuti Retret Merah Putih Angkatan ke-11. Kegiatan pelepasan dan pembekalan yang berlangsung khidmat ini dilaksanakan di Masjid Raya Baitul Izzah, Padang Harapan, Kota Bengkulu, pada Kamis sore.(19/02/2026)
Sekitar 50 orang ASN yang tergabung dalam angkatan kesebelas ini tampak antusias mengikuti arahan langsung dari orang nomor satu di Provinsi Bengkulu tersebut. Mereka berasal dari 11 Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang berbeda, dan akan menjalani serangkaian kegiatan retret berbasis masjid selama tiga hari ke depan. Hadir juga pada kesempatan tersebut Sekretaris Daerah Provinsi Bengkulu Herwan Antoni, beberapa Asisten, kepala OPD, ketua RMP Syafriandi Jahri dan ketua komite pengarah RMP Ust Saeed Kamyabi.
Dalam arahannya, Gubernur Helmi Hasan menegaskan bahwa program Retret Merah Putih ini merupakan ikhtiar pemerintah daerah untuk menyatukan persepsi dan visi seluruh aparatur negara. Menurutnya, sinergi dan keselarasan visi adalah kunci utama dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
“Ini adalah program yang dilakukan dalam rangka untuk menyatukan visi dan misi kita sebagai aparatur negara. Jangan ada distorsi pemikiran, distorsi gerakan di antara kita. Kita harus sepakat, bahkan kita ini adalah aparatur pemerintah yang tugas utamanya bagimana masyarakat betul-betul bisa merasakan kehadiran pemerintah. Saya harapkan seluruh OPD di Provinsi memiliki semangat yang sama, semangat membantu masyarakat,” tegas Helmi Hasan di hadapan para peserta.
Pembekalan yang diberikan Gubernur menekankan bahwa retret ini bukan sekadar kegiatan seremonial rutin, melainkan sebuah mitigasi langit untuk membentengi ASN dari berbagai pengaruh negatif dan memantapkan nilai-nilai spiritual dalam menjalankan tugas . Helmi Hasan berharap, dengan menginap dan beraktivitas di lingkungan masjid selama tiga hari, para ASN dapat meningkatkan keimanan dan ketakwaan, serta menjadikan masjid sebagai pusat peradaban dan pembinaan karakter.
“Selama tiga hari retreat, insyaAllah keimanan kita meningkat. Dunia ini bukan tempat tinggal, melainkan tempat meninggal. Karena itu, berbuatlah baik kepada sesama, sebab dunia hanya sementara” pesan Gubernur Helmi Hasan, mengutip salah satu poin penting yang disampaikan kepada para peserta.
Selain itu Helmi Hasan juga mengimbau agar para peserta bergerak dari rumah ke rumah di sekitar masjid dan perhatikan keadaan rakyat, adakah yatim yang belum dijadikan anak angkat oleh pejabat, adakah yang memerlukan bantuan sembako, dll.
Retret Merah Putih Angkatan ke-11 ini merupakan bagian dari program berkelanjutan Pemprov Bengkulu yang berlangsung secara rutin setiap pekan. Program ini merupakan implementasi dari visi Gubernur Helmi Hasan, yaitu “Religius, Sejahtera, dan Bahagia” , yang bertujuan tidak hanya membangun infrastruktur fisik, tetapi juga memperkuat mental dan spiritual ASN sebagai penggerak roda pemerintahan . Dengan menyebarkan peserta ke rumah-rumah ibadah, diharapkan lahir ASN yang berintegritas, dekat dengan masyarakat, dan senantiasa mengedepankan nilai-nilai kebersamaan.
Masjid Raya Baitul Izzah sendiri, yang menjadi titik start retret kali ini, merupakan salah satu masjid tertua dan terbesar di Kota Bengkulu. Terletak di Kecamatan Padang Harapan, masjid dengan arsitektur perpaduan Timur Tengah dan Indonesia ini sering dijadikan pusat kegiatan keagamaan dan pembinaan spiritual di Provinsi Bengkulu. @sangsaka






