Isu Pemakzulan Gibran: Eks Tim Mawar Sebut Prabowo Tidak Takut Ancaman Terselubung

Zonaindonesiaworld.com, Jakarta Timur – Ditengah mencuat nya Polemik Pemakzulan Wakil Presiden RI Gibran, Presiden RI Prabowo disebut tidak takut dengan adanya ancaman terselubung.

Hal ini merespons isu yang menyebut Prabowo tidak berani bersuara mengenai isu pemasukan Gibran karena adanya ancaman, bahwa bila Gibran dimakzulkan maka Prabowo turut serta lengser.

Fauka Noor Farid, Eks anggota Tim Mawar Kopasus menyebutkan bahwa Prabowo tidak pernah takut terhadap ancaman baik dari kelompok elit dalam negeri maupun pihak asing.

“Kelompok elit maupun orang yang katanya berpengaruh tidak dapat mengancam pak Prabowo, Tidak ada yang namanya pak Prabowo takut terhadap ancaman,”ucap Fauka Noor Farid, Eks anggota Tim Mawar Kopassus, Senin (14/7/2025).

Menyikapi hal ini, Prabowo yang tidak merespons isu pemakzulan Gibran bukan karena takut atas adanya ancaman, maupun adanya politik utang budi di pemerintahan Prabowo.

Untuk mencegah agar polemik tidak berkembang jauh, dan berisiko justru dimanipulasi untuk kepentingan elit politik tertentu dan pihak asing yang tak ingin Indonesia maju.

Dikatakannya, bahwa Prabowo dan Gibran merupakan Presiden RI dan Wakil Presiden RI yang sudah ditunjuk masyarakat untuk memimpin Indonesia selama lima tahun ke depan.

“Kalau zaman Orde Baru bisa kita dengan mudah bicara isu pemakzulan. Tapi kalau sekarang bicara pemakzulan, nanti dianggap mau mengembalikan Indonesia ke Orde Baru. Berisiko kan?,”ujarnya, dikutip tribunjakarta.com.

Selain itu, Fauka juga menuturkan pada Orde Baru pemakzulan bukan merupakan hal tabu, karena dahulunya Presiden dan Wakil Presiden RI dipilih Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR).

Namun keadaan saat ini berbeda yang di mana Prabowo dan Gibran dipilih rakyat secara langsung lewat sistem demokrasi Pemilu, sehingga tidak tepat bila membicarakan pemakzulan.

Dalam sistem pemerintahan demokrasi pemakzulan Wakil Presiden hanya dapat dilakukan bila melakukan kudeta, atau berbuat tindakan yang tercela seperti kejahatan luar biasa.

Sehingga alasan Prabowo tidak merespons isu pemakzulan bukan karena takut atas ancaman, terlebih Prabowo memiliki tim khusus (Timsus) di yang bertugas di balik bayang-bayang.

“Jadi tidak ada pak Prabowo takut dengan ancaman terselubung. Apalagi Pak Prabowo memiliki Timsus bertugas memberikan informasi terkini terkait situasi Indonesia,”tutupnya. (*)

Related Posts

Retret Merah Putih Angkatan Perdana Untuk ASN Muslimah Bengkulu Telah Dibuka di Mushola Alif Lam Mim

Zonaindonesiaworld.com, Bengkulu – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bengkulu melangkah maju dalam pembinaan spiritual Aparatur Sipil Negara (ASN) dengan membuka Retret Merah Putih angkatan pertama khusus bagi ASN muslimah. Pembukaan yang berlangsung…

Rekor Peserta! 147 Pelajar SMKN 1 Bengkulu Ikuti Retret Merah Putih Angkatan ke-8

Zonindonesiaworld.com, Bengkulu – Kegiatan Pelatihan Retret Merah Putih untuk pelajar SLTA di Bengkulu, Rabu (4/2/2026), mencatatkan rekor partisipasi tertinggi dengan keikutsertaan 147 pelajar SMK Negeri 1 Bengkulu pada angkatan ke-8…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *