Menjelajahi Keajaiban Sel: Refleksi Keagungan Ilahi dalam Unit Terkecil Kehidupan

Zonaindonesiaworld.com, Lampung –

Bismillahirrahmanirrahim
Tubuh manusia, sebuah alam semesta mikroskopis yang terdiri dari 60 hingga 100 triliun sel, adalah bukti nyata keagungan dan kebijaksanaan Allah SWT. Setiap sel, layaknya sebuah pabrik mini yang kompleks, menjalankan fungsi vital yang menopang kehidupan. Artikel ini menggali lebih dalam hakikat sel, mekanisme nutrisi dan regenerasinya, serta hubungan harmonisnya dengan berbagai organ seperti ginjal dan pankreas. Lebih dari sekadar pemahaman ilmiah, artikel ini mengajak kita untuk merenungkan kebesaran Sang Pencipta yang telah merancang sistem kehidupan yang begitu sempurna. Artikel ini juga menyoroti bagaimana gangguan pada sel dapat memicu masalah kesehatan seperti asam urat, kolesterol tinggi, dan penyakit kronis lainnya. (28/11/2025)

1. Sel: Ayat Keagungan Ilahi dalam Skala Mikroskopis

Dalam setiap hembusan napas, dalam setiap detak jantung, terdapat aktivitas triliunan sel yang bekerja tanpa henti. Sel bukanlah sekadar unit biologis; ia adalah manifestasi nyata dari firman Allah SWT, “Dan di bumi terdapat tanda-tanda (kekuasaan Allah) bagi orang-orang yang yakin, dan (juga) pada dirimu sendiri. Maka apakah kamu tidak memperhatikan?” (QS. Adz-Dzariyat: 20-21).

Robert Hooke, pada tahun 1665, mungkin hanya melihat kotak-kotak kosong di bawah mikroskopnya. Namun, ilmu pengetahuan modern telah mengungkap kompleksitas luar biasa di dalam setiap sel:

– Membran Sel: Bayangkan membran sel seperti pintu gerbang yang sangat cerdas. Ia tidak hanya melindungi isi sel, tetapi dengan selektivitas tinggi memilih molekul mana yang boleh masuk dan keluar. Seleksi ini berlangsung dengan sangat ketat dan spesifik, sebuah proses yang mustahil terjadi secara kebetulan, memastikan lingkungan internal sel tetap stabil.

– Sitoplasma: Sitoplasma adalah seperti lautan gel yang di dalamnya berbagai organel dan molekul berinteraksi untuk menjalankan fungsi sel. Konsistensinya yang seperti jelly memungkinkan pergerakan terarah dan terorganisir.

– Inti Sel (Nukleus): Inti sel adalah seperti perpustakaan besar yang menyimpan semua informasi genetik (DNA). DNA adalah seperti buku resep yang berisi instruksi lengkap untuk membuat semua protein dan molekul yang dibutuhkan oleh sel.

– Mitokondria: Mitokondria adalah seperti pembangkit listrik tenaga air. Mereka mengubah energi dari makanan menjadi energi yang dapat digunakan oleh sel (ATP). Tanpa mitokondria, sel tidak akan memiliki energi untuk menjalankan fungsinya.

– Ribosom: Ribosom adalah seperti mesin perakit di pabrik. Mereka membaca instruksi dari DNA dan merakit protein sesuai dengan instruksi tersebut. Protein adalah molekul penting yang melakukan berbagai fungsi dalam sel, seperti enzim, hormon, dan antibodi.

Setiap komponen sel, dengan fungsinya yang spesifik dan terkoordinasi, adalah bukti nyata bahwa tidak ada ciptaan Allah SWT yang sia-sia.

2. Nutrisi dan Regenerasi Sel: Rahmat Allah yang Berkelanjutan

Kehidupan sel adalah siklus yang tak pernah berhenti, sebuah perputaran yang mencerminkan kekuasaan Allah SWT dalam menghidupkan dan mematikan.

a. Nutrisi Sel: Rezeki yang Dihantarkan hingga ke Tingkat Seluler

Allah SWT telah menyediakan rezeki bagi seluruh makhluk-Nya, bahkan hingga ke tingkat seluler. Nutrisi yang kita konsumsi bukanlah sekadar makanan, tetapi juga sarana bagi sel untuk menjalankan fungsinya.

– Glukosa: Bayangkan Anda sedang mengisi bensin ke dalam mobil. Glukosa adalah seperti bensin bagi sel. Mitokondria mengubah glukosa menjadi energi (ATP) yang digunakan oleh sel untuk menjalankan fungsinya.

– Asam Amino: Asam amino adalah seperti batu bata yang digunakan untuk membangun rumah. Mereka adalah bahan baku untuk membuat protein, enzim, dan komponen sel lainnya.

– Asam Lemak: Asam lemak adalah seperti lapisan lilin pada buah apel. Mereka membentuk membran sel dan melindungi sel dari kerusakan. Mereka juga berfungsi sebagai cadangan energi.

– Vitamin dan Mineral: Vitamin dan mineral adalah seperti oli pada mesin mobil. Mereka membantu reaksi kimia dalam sel berjalan lancar. Contohnya, vitamin C membantu melindungi sel dari kerusakan akibat radikal bebas.

b. Kematian dan Regenerasi Sel: Tanda Kekuasaan Allah dalam Pembaharuan

Setiap hari, sekitar 300 hingga 400 miliar sel mati di tubuh kita. Namun, kematian ini bukanlah akhir dari segalanya. Allah SWT telah menganugerahkan kemampuan regenerasi kepada sel-sel yang sehat, sebuah proses pembelahan diri (mitosis) yang menghasilkan sel-sel baru yang identik.

– Contoh: Sel-sel kulit kita terus-menerus mati dan digantikan oleh sel-sel baru. Inilah mengapa luka pada kulit kita dapat sembuh.

Proses apoptosis (kematian sel terprogram) adalah contoh lain dari kebijaksanaan Allah SWT. Sel-sel yang rusak atau tidak berfungsi akan dihilangkan secara teratur, mencegah potensi masalah yang lebih besar.

– Contoh: Sel-sel yang terinfeksi virus akan mengalami apoptosis untuk mencegah penyebaran virus ke sel-sel lain.

c. Proses Perbaikan (Repair): Karunia Allah untuk Mempertahankan Kehidupan

Kerusakan sel adalah bagian tak terhindarkan dari kehidupan. Namun, Allah SWT tidak membiarkan sel-sel kita tanpa perlindungan. Sel memiliki mekanisme perbaikan yang canggih, yang memungkinkan mereka untuk memperbaiki DNA yang rusak dan mengganti komponen yang sudah tua atau rusak.

– Contoh: Ketika kita terpapar sinar matahari, DNA dalam sel kulit kita dapat rusak. Namun, sel memiliki enzim yang dapat memperbaiki DNA yang rusak tersebut.

3. Fungsi Sel: Manifestasi Kehendak Ilahi dalam Tindakan

Fungsi sel sangat beragam, tergantung pada jenis dan lokasinya. Namun, setiap fungsi sel adalah manifestasi dari kehendak Allah SWT.

– Produksi Energi: Sel otot menghasilkan energi untuk memungkinkan kita bergerak. Sel saraf menghasilkan energi untuk memungkinkan kita berpikir dan merasakan.
– Sintesis Molekul: Sel pankreas menghasilkan insulin, hormon yang membantu mengatur kadar gula darah. Sel kelenjar tiroid menghasilkan hormon tiroid, yang membantu mengatur metabolisme tubuh.

– Komunikasi: Sel saraf berkomunikasi satu sama lain melalui sinyal listrik dan kimia, memungkinkan kita untuk berpikir, merasakan, dan bertindak.

– Reproduksi: Sel sperma dan sel telur bersatu untuk membentuk embrio, yang kemudian berkembang menjadi bayi.
– Ekskresi: Sel ginjal menyaring darah dan membuang limbah metabolisme melalui urin.

4. Ketika Sel Sakit: Ujian dan Peringatan dari Allah SWT

Penyakit adalah tanda bahwa ada yang salah dengan fungsi sel. Ketika sel tidak mendapatkan nutrisi yang tepat, terpapar racun, atau mengalami kerusakan genetik, fungsinya akan terganggu. Gangguan ini dapat memengaruhi organ dan sistem tubuh.

Penyakit bukanlah hukuman, tetapi ujian dan peringatan dari Allah SWT. Ujian untuk menguji kesabaran dan keimanan kita, dan peringatan untuk mengingatkan kita akan pentingnya menjaga kesehatan.

– Hubungan dengan Ginjal: Jika sel-sel ginjal rusak akibat tekanan darah tinggi atau diabetes, ginjal tidak dapat menyaring darah dengan baik, yang dapat menyebabkan gagal ginjal.

– Hubungan dengan Pankreas: Pada diabetes tipe 2, sel-sel tubuh menjadi resisten terhadap insulin, menyebabkan gula menumpuk dalam darah. Hal ini dapat merusak sel-sel di seluruh tubuh, termasuk sel-sel saraf, pembuluh darah, dan organ-organ vital.

– Hubungan dengan Asam Urat: Asam urat adalah produk limbah dari pemecahan purin, yang baik berasal dari sel-sel tubuh yang rusak maupun dari makanan yang kita konsumsi (seperti jeroan dan seafood). Jika sel-sel tubuh terlalu banyak memproduksi atau tidak dapat membuang asam urat dengan efisien, asam urat dapat menumpuk dalam darah dan membentuk kristal di persendian, menyebabkan peradangan dan nyeri (gout).

– Hubungan dengan Kolesterol: Kolesterol adalah lemak yang penting untuk membangun membran sel dan memproduksi hormon. Namun, jika kadar kolesterol dalam darah terlalu tinggi, kolesterol dapat menumpuk di dinding pembuluh darah dan membentuk plak, yang dapat menyempitkan atau menghalangi aliran darah, menyebabkan penyakit jantung dan stroke. Kolesterol masuk dan keluar sel diatur oleh protein reseptor. Sementara itu, kolesterol HDL (High-Density Lipoprotein) berperan seperti truk sampah yang mengangkut kelebihan kolesterol dari sel-sel dan pembuluh darah kembali ke hati untuk diproses ulang.

– Hubungan dengan Kanker: Kanker terjadi ketika sel-sel tumbuh dan membelah secara tidak terkendali. Hal ini dapat disebabkan oleh kerusakan DNA atau gangguan pada mekanisme kontrol sel. Sel-sel kanker dapat menyerang jaringan di sekitarnya dan menyebar ke bagian tubuh lain (metastasis).

Setiap penyakit, dari asam urat hingga kanker, pada hakikatnya adalah pengingat akan betapa rapuhnya ciptaan dan betapa kita sangat bergantung pada rahmat dan kekuasaan Allah SWT.

Cara Menjaga Kesehatan Sel: Mensyukuri Nikmat Allah dengan Merawat Tubuh

Menjaga kesehatan sel adalah bentuk syukur kita kepada Allah SWT atas nikmat kehidupan, sebagaimana sabda Rasulullah SAW: “Mu’min yang kuat lebih dicintai Allah daripada mu’min yang lemah…” (HR. Muslim).

1. Nutrisi Seimbang: Makan makanan kaya antioksidan (seperti buah beri dan sayuran hijau), asam lemak omega-3 (seperti ikan salmon dan biji chia), protein berkualitas (seperti ayam tanpa kulit dan tahu), dan perbanyak konsumsi serat (seperti oat, gandum utuh, dan kacang-kacangan). Batasi konsumsi makanan tinggi purin (seperti daging merah dan jeroan) untuk mencegah asam urat. Pilih lemak sehat (seperti minyak zaitun dan alpukat) dan batasi konsumsi lemak jenuh dan trans untuk menjaga kadar kolesterol yang sehat.

2. Cukup Minum: Minumlah air putih minimal 8 gelas sehari untuk membantu ginjal membuang limbah metabolisme, termasuk asam urat.

3. Kelola Stres: Lakukan aktivitas relaksasi seperti meditasi, yoga, atau menghabiskan waktu di alam. Stres dapat memicu peradangan dalam tubuh dan memperburuk kondisi seperti asam urat dan penyakit jantung.

4. Tidur Cukup: Tidurlah minimal 7-8 jam setiap malam untuk memungkinkan tubuh memperbaiki dan memperbarui sel-selnya.

5. Aktif Bergerak: Lakukan olahraga minimal 30 menit setiap hari. Olahraga membantu meningkatkan sirkulasi darah, mengontrol berat badan, dan menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL).

6. Hindari Racun: Hindari merokok, minum alkohol berlebihan, dan mengonsumsi makanan olahan. Racun dapat merusak sel-sel dan memperburuk kondisi kesehatan.

7. Periksakan Kesehatan Secara Teratur: Lakukan pemeriksaan kesehatan secara teratur untuk memantau kadar gula darah, kolesterol, asam urat, dan fungsi organ-organ vital lainnya. Deteksi dini dapat membantu mencegah atau mengelola penyakit dengan lebih efektif. Hal ini sejalan dengan sabda Rasulullah SAW untuk memanfaatkan lima perkara sebelum datang lima perkara, di antaranya ‘sehat sebelum sakit’.

Sel adalah bukti nyata keagungan dan kebijaksanaan Allah SWT. Dengan memahami betapa kompleks dan terorganisir nya sel, serta bagaimana gangguan pada sel dapat memicu berbagai penyakit, kita dapat lebih menghargai nikmat kehidupan dan menjaga kesehatan kita sebagai bentuk syukur kepada Sang Pencipta.

Ketahuilah bahwa kumpulan sel itu akan membentuk jaringan dan kumpulan jaringan akan membentuk organ. Kumpulan Ijtima’ Lampung akan membentuk silaturahmi dan kumpulan silaturahmi akan membentuk ukhuwah, itulah organ Islam yang hakiki.

Wallahu a’lam bish-shawab

Penulis: Saeed Kamyabi
Sumber: dr Faisal Bundu Al Bugisi
Disarikan dari berbagai sumber ilmiah terpercaya dan buku-buku kedokteran.

  • Related Posts

    Analisis Kebijakan Bebas Visa Umrah Indonesia–Arab Saudi dalam Perspektif Visi Saudi 2030

    Pandangan Dr. Zainuddin Hasan Oleh: Saeed Kamyabi Bismillahirrahmanirrahim Zonaindonesiaworld.com, Jakarta – Indonesia merupakan negara dengan populasi Muslim terbesar di dunia dan secara konsisten menjadi penyumbang jamaah haji dan umrah terbesar…

    Analisis Ekonomi Langit untuk Perbaikan Sistem Ekonomi Indonesia Pasca Bencana Alam

    Konsep Ekonomi Langit Zonaindonesiaworld.com, Jakarta – Ekonomi Langit adalah konsep yang mengintegrasikan nilai-nilai ketuhanan, keberlanjutan, dan keadilan dalam sistem ekonomi. Konsep ini menekankan bahwa sumber daya alam adalah amanah dari…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *