Zonaindonesiaworld.com, Bengkulu – Masjid Raya Baitul Izzah Kota Bengkulu menyelenggarakan Pengajian Jumat dengan tema “Menjelajahi Keajaiban Sel: Refleksi Keagungan Ilahi” pada hari Jumat, 5 Desember 2025, pukul 10.45 – 11.45 WIB. Acara yang mengintegrasikan pengetahuan ilmiah dan perspektif spiritual sukses menarik ratusan peserta dari berbagai kalangan.
Hadir dalam acara tersebut pejabat Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Provinsi Bengkulu, warga masyarakat dan jamaah masjid, serta tamu khusus dari Makassar yang dipimpin oleh Haji Ilham Suang. Acara dibuka oleh Sekretaris Masjid Buya Kamra, diikuti sambutan pengantar oleh Plt. Sekretaris Daerah Provinsi Bengkulu Bapak Herwan Antoni.
Tema Integratif Menarik Antusiasme Peserta
Dalam pengantarnya, Plt. Sekda Herwan Antoni mengapresiasi terselenggaranya pengajian dengan tema yang berbeda, yang memadukan sains modern dan keimanan. Sementara itu, Buya Kamra maupun Plt. Sekda secara berulang menyampaikan imbauan Gubernur Bengkulu Bapak Helmi Hasan tentang “Mitigasi Langit” – respons terhadap bencana gempa yang terjadi di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Gubernur menyerukan masyarakat untuk meningkatkan ikhtiar spiritual melalui doa, zikir, sholat, istighfar, sedekah, dan membaca Al-Qur’an.
Materi inti dibawakan oleh dua pemateri berkelayakan. Dr. Faisal Bundu (Jakarta) menyampaikan kajian ilmiah tentang kompleksitas penciptaan manusia. Beliau menjelaskan bahwa tubuh manusia terdiri dari 40 hingga 100 triliun sel, yang masing-masing menjalankan fungsi spesifik dengan presisi tinggi. Setiap hari, sekitar 4 miliar sel mati dan diregenerasi – proses yang menunjukkan desain dan kuasa Maha Pencipta yang sangat teliti.
Selanjutnya, Ustadz Saeed Kamyabi (Jakarta) melengkapi paparan dengan perspektif spiritual Beliau menegaskan bahwa mengenali diri sendiri adalah jalan untuk mengenal Sang Pencipta, mengutip ayat QS. Adz-Dzariyat: 21 (“Dan pada dirimu sendiri, maka apakah engkau tidak melihat?”). Menurutnya, keajaiban sel dan tubuh manusia yang dijelaskan secara ilmiah adalah manifestasi nyata dari ayat tersebut.
Sesi Tanya Jawab Padat, Akan Dilanjutkan di Edisi Mendatang
Acara berlangsung hangat dengan banyak peserta yang mengajukan pertanyaan, antara lain terkait masalah kesehatan seperti diabetes dan asam urat. Namun, sesi tanya jawab tidak dapat diperpanjang karena Dr. Faisal Bundu harus segera melakukan persiapan keberangkatan menuju Tokyo, Jepang. Panitia menyampaikan bahwa pembahasan serupa akan dilanjutkan pada edisi berikutnya di tempat lain.
Setelah itu acara ditutup dengan pelaksanaan Sholat Jumat berjamaah, diikuti dengan makan siang bersama yang dihadiri oleh pejabat, narasumber, tamu khusus, dan pengurus masjid.
Disarankan Diadakan Secara Berkala
Menurut panitia, pengajian ini berhasil dilaksanakan dengan lancar dan efektif dalam memperkaya wawasan serta menguatkan keimanan jamaah. Imbauan “Mitigasi Langit” juga mendapat sosialisasi yang tepat kepada masyarakat luas. Untuk menjaga momentum, disarankan agar kegiatan serupa dengan tema integrasi ilmu pengetahuan dan agama diadakan secara berkala dengan waktu yang lebih longgar untuk sesi diskusi. (SK)
#PengajianJumat #MasjidBaitulIzzah #Bengkulu #KeajaibanSel #SainsDanAgama #5Desember2025








