Penutupan Ijtima’ Tabligh 2025: Persatuan Hati dalam Dakwah Kotabaru, Lampung Selatan, 28-30 November 2025 

Zonaindonesiaworld.com, Lampung – Alhamdulillah atas izin dan rahmat Allah Subhanahu wa Ta’ala, Ijtima’ Internasional Gerakan Dakwah Tabligh Indonesia 2025 secara resmi ditutup pada hari Ahad, 30 November 2025 , di Lapangan Majid Al Hijrah, Kotabaru Lampung Selatan. Acara tiga hari ini meninggalkan kesan mendalam bagi sekitar satu juta jamaah. (01/12/2025)

Pembukaan dengan Khutbah Jumat

Acara dimulai pada Jumat, 28 November, dengan Khutbah Jumat oleh Menteri Agama RI, Prof. Dr. Nasaruddin Umar, M.A., yang memberi semangat untuk meningkatkan iman bagi jamaah.

Kehadiran beberapa pejabat negara juga menambah semangat suasana ijtima al. Menko Pangan Zulkifli Hasan, Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal, Gubernur Bengkulu Helmi Hasan, Bupati Lampung Selatan Radityo Egi Pratama, Walikota Parepare Tasming Hamid, para perwira TNI dan sekitar 1200 polisi ikut dikerahkan.

Kehadiran Jamaah dari Berbagai Negara

Acara ini dihadiri oleh jamaah dari seluruh Indonesia dan sekitar 2.500 tamu internasional dari 50 negara, memperkuat ukhuwah islamiyah lintas batas.

Bayan Penutup: Menggetarkan Hati

Puncak acara adalah bayan (ceramah) penutup oleh pimpinan tertinggi Jamaah Tabligh dunia, Maulana Muhammad Sa’ad Al-Khandhlawi dari India. Beliau menyampaikan:

“Memotong besi harus dengan cara yang benar agar hasilnya sempurna. Begitu pula dengan ibadah dan dakwah kita; jika tidak mengikuti cara yang diajarkan Rasulullah Shallallahu ‘alaihi Wasallam, maka semuanya akan sia-sia.”

Pesan ini menyentuh hati jutaan jamaah, diiringi isak tangis yang memilukan hati.

Selain itu Maulana Sa’ad menyampaikan ucapan terimakasih atas nama seluruh jamaah, khususnya yang dari luar negeri, kepada seluruh rakyat dan pemerintah Indonesia, terutama kepada tuan rumah Provinsi Lampung dan seluruh individu maupun instansi telah mendukung acara ini sehingga dapat terlaksana dengan baik.

Doa Penutup: Munajat yang Menggema

Momen paling mengharukan adalah saat Maulana Sa’ad memimpin doa penutup. Jutaan tangan terangkat, memohon ampunan dan kekuatan dalam dakwah. Gemuruh tangis dan munajat lirih memenuhi lapangan.

Suasana dan Fasilitas

Cuaca mendung dan angin sepoi-sepoi mendukung suasana khidmat. Lapangan dipersiapkan dengan terpal raksasa seluas 33 ha dan ribuan tenda, menciptakan ‘kota dakwah’ sementara.

Dampak Ekonomi Lokal

Kehadiran jutaan jamaah membawa berkah ekonomi bagi masyarakat sekitar. Pedagang UMKM dan penyedia transportasi mengalami peningkatan penjualan dan aktivitas.

Dengan penutupan Ijtima’ Nasional 2025, jamaah pulang dengan semangat baru untuk mengamalkan dan menyebarkan ajaran Islam sesuai contoh Rasulullah Shallallahu ‘alaihi Wasallam.

Sebagian jamaah melanjutkan sisa masa khuruj ke berbagai pulau, berbagai propinsi bahkan berbagai negara.

Semoga Allah menerima setiap usaha dan doa kita, serta menetapkan hati kita di jalan dakwah hingga akhir hayat.

Aamiin ya Rabbal ‘Alamin.
Penulis: Saeed Kamyabi

.

  • Related Posts

    Amalan Pembuka Pintu Rezeki di Pagi Hari, Kunci Keberkahan dan Kelapangan Hidup

    Zonaindonesiaworld.com, Jakarta – Pagi hari diyakini sebagai waktu terbaik untuk memulai berbagai aktivitas positif, termasuk menjalankan amalan yang dapat membuka pintu rezeki. Dalam ajaran Islam, terdapat sejumlah amalan pagi hari…

    Panglima TNI Hadiri Peringatan Isra Mi’raj 1447 H Tahun 2026

    Zonaindonesiaworld.com, Jakarta – Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto didampingi Wakil Panglima TNI Jenderal TNI Tandyo Budi menghadiri peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriah Tahun 2026 yang diselenggarakan…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *