Puncak Perayaan Hari Nelayan ke-28 di Cisolok, Upaya Promosi Pariwisata dan Pengembangan Ekonomi Kreatif di Kabupaten Sukabumi”

Zonaindonesiaworld.com, Kabupaten Sukabumi – Perayaan syukuran hari nelayan ke 28 tahun 2025 sukses di gelar, acara yang dimulai sejak 10 Juli 2025 lalu dan hari ini adalah puncak dari perayaan Karnaval Budaya lokal, Berbagai pertunjukan Seni Budaya di tampilkan dalam rangka meningkatkan pariwisata dan ekonomi kreatif di Kabupaten Sukabumi. (14/07/2025)

Dalam kegiatan tersebut, ribuan warga  berbondong-bondong menyaksikan jalan nya acara karnaval budaya yang menampilkan kekayaan budaya lokal. Diselenggarakan Desa  Pajagan Cisolok kecamatan Cisolok, Kabupaten  Sukabumi..

Salah satu pengunjung Dinar menyebutkan bahwa ia memang sengaja hadir di acara karnaval , untuk menyaksikan kebudayaan dan berbagai kegiatan di penghujung acara.

“Alhamdulillah iya Pak, suasana senang gembira bisa melihat langsung acara nya sangat meriah, dan memang saya sengaja datang kesini bersama keluarga dan teman-teman, mau lihat pentas seni Budaya,”tandasnya.

Adapun kegiatan tersebut dengan mengusung tema Syukuran dan Pesta Nelayan, berbagai pertunjukan seni budaya lokal, band lokal dan pameran produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dari wilayah Cisolok dan sekitarnya.

Sebelum nya prosesi karnaval budaya di isi dengan beragam acara yaitu adat larung saji dengan menaburkan bunga di area dermaga Pajagan.

Hal itu diungkapkan Kepala Desa Cikahuripan Heri Suryana, bahwa penyelenggaraan acara tahun ini berbeda dari tahun sebelumnya, perayaan adat larung saji menaburkan bunga dilakukan di area Dermaga Pajagan.

“Kami berharap dermaga yang telah lama terbengkalai segera mendapat perhatian khusus dari pemerintah, agar dermaga bisa dipergunakan oleh masyarakat sebagaimana semestinya,”ujar Heri Suryana, Kepala Desa Cikahuripan.

Dikatakannya, acara syukuran hari nelayan ke 28 ini, tujuannya untuk bagaimana supaya masyarakat nelayan ini keinginannya terealisasi, terutama di bidang pembangunan dermaga.

“Untuk meningkatkan perekonomian masyarakat nelayan di Cisolok, harus di lakukan nya pembangunan, agar masyarakat cisolok sejahtera,”jelasnya.

Dok: Istimewa

Lebih lanjut, Heri Suryana menyebutkan jika dermaga Pajagan di biarkan, tidak dibangun hal itu menimbulkan kekhawatiran terganggu nya perekonomian masyarakat nelayan.

“Kemiskinan nelayan pasti akan terjadi bila pembangunan dermaga tidak selesai di bangun,”tukasnya. (*)

Related Posts

Kursi Kades Ciampel Belum Banyak Peminat, Apa Penyebabnya?

Zonaindinesiaworld.com, Brebes – Lowongan jabatan Kepala Desa Pengganti Antar Waktu (PAW) di Desa Ciampel hingga kini masih terbilang sepi peminat. Padahal, jabatan kepala desa kerap dipandang sebagai posisi strategis dan…

Dugaan Penyimpangan Pengelolaan Perhutanan Sosial di Rupat Jadi Sorotan

Zonaindonesiaworld.com, Rupat, Bengkalis – Dugaan praktik mafia tanah berkedok kerja sama investasi mencuat di kawasan Hutan Kemasyarakatan (HKm) Desa Darul Aman, Kecamatan Rupat, Kabupaten Bengkalis. PT Rupat Jaya Sejahtera (PT…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *