Zonaindonesiaworld.com, Bengkulu – Program Retret Merah Putih dan Mitigasi Langit bagi pelajar terus berlanjut di Provinsi Bengkulu. Program yang diprakarsai oleh Gubernur Helmi Hasan tersebut mulai dilaksanakan di berbagai daerah sebagai upaya pembinaan karakter, penguatan spiritual, dan motivasi generasi muda. Jumat (22/06/2026)
Setelah sebelumnya digelar di Kabupaten Rejang Lebong dan diresmikan langsung oleh Gubernur Helmi Hasan pada 29 April dengan peserta mencapai 900 pelajar, kini kegiatan serupa berlangsung di Kabupaten Bengkulu Selatan.
Kegiatan yang berlangsung di dua sekolah tersebut diikuti sekitar 700 pelajar, terdiri dari 400 siswa dari SMAN 1 Bengkulu Selatan dan 300 siswa dari SMAN 3 Bengkulu Selatan.
Salah seorang peserta, Aisyah, mengaku sangat terkesan mengikuti kegiatan retret tersebut. Menurutnya, kegiatan itu memberi pengalaman berharga dalam meningkatkan keimanan dan semangat belajar.
“Retret ini sangat mengesankan dan membuat kami lebih termotivasi untuk meningkatkan keimanan,” ujarnya.
Pelaksanaan retret di Bengkulu Selatan juga dilengkapi dengan buku 40 Hadits yang telah selesai dicetak oleh tim BAZNAS Provinsi Bengkulu. Kehadiran buku tersebut mendapat apresiasi dari berbagai pihak.
Ucapan terima kasih disampaikan oleh Milma Yasmi, Kepala SMAN 2 Seluma, yang menjadi sekolah pertama menerima buku tersebut. Buku diserahkan langsung oleh Ummu Atiqah selaku daiyah BAZNAS.
Ummu Atiqah berharap buku 40 Hadits itu dapat membantu para pelajar dalam menghafalkan dan memahami sabda Rasulullah SAW.
“Semoga buku ini menjadi sarana bagi para pelajar untuk lebih dekat dengan kalam Rasulullah SAW,” katanya.
Suasana kegiatan semakin hidup dengan hadirnya Ustaz Saeed Kamyabi yang dikenal memiliki gaya pelatihan khas dan inspiratif. Dalam pemaparannya, ia memberikan motivasi kepada para siswa dengan menceritakan pengalaman pendidikan pelajar di berbagai negara yang pernah dikunjunginya.
“Di Australia, para pelajar langsung mengangkat tangan jika ada sesuatu yang belum dipahami. Mereka tidak membiarkan satu pertanyaan berlalu tanpa pemahaman,” ungkapnya di hadapan para siswa.
Kegiatan tersebut juga mendapat dukungan dari Dedi yang hadir mewakili Cabang Dinas Pendidikan dan Kebudayaan setempat. Ia memberikan semangat kepada para peserta agar terus aktif dan berprestasi.
Kepala SMAN 1 Bengkulu Selatan, Arlin Gustina, turut memberikan hadiah uang tunai kepada siswa-siswi yang aktif dan proaktif selama kegiatan berlangsung.
Retret di SMAN 1 berlangsung hingga pukul 09.30 WIB. Setelah itu, Ustaz Saeed bersama tim melanjutkan kegiatan ke SMAN 3 Bengkulu Selatan yang dimulai pukul 10.00 hingga 11.30 WIB.
Kepala sekolah SMAN 3 sekaligus Ketua MKKS, Herdi Agustiar, menyampaikan bahwa kegiatan pada hari Jumat tersebut juga diisi dengan pembinaan khusus bagi siswi dan guru perempuan.
“Hari ini Jumat, para siswa laki-laki melaksanakan salat Jumat. Kami berharap Ummu Atiqah berkenan mengisi materi fikih kewanitaan bagi para siswi dan ibu guru,” ujarnya.
Permintaan itu langsung disambut positif oleh Ummu Atiqah.
Dalam kesempatan khutbah Jumat, selain menyampaikan wasiat takwa, Ustaz Saeed juga memotivasi para pelajar dengan menceritakan kiprah para pemuda di masa Nabi Muhammad SAW, seperti Usamah bin Zaid, Musab bin Umair, hingga kisah penaklukan Eropa oleh Thariq bin Ziyad dan ekspansi ke Hindustan oleh Muhammad bin Qasim. Cerita tersebut disampaikan untuk membangkitkan semangat generasi muda agar berani, berilmu, dan memiliki keimanan yang kuat.
Usai kegiatan di Kota Manna, tim Retret Merah Putih melanjutkan perjalanan menuju Kabupaten Kaur untuk melaksanakan agenda serupa bagi para pelajar di wilayah tersebut. @sangsaka

