Webinar Nasional “Ketika Aksara Menjelma Karya” Sukses Digelar, Jendela Puspita Hadirkan Parade Pembacaan Puisi dan Launching Antologi Dengan Kata Kurekat Makna

ZonaIndonesiaWorld.com-Bekasi- Jendela Puspita kembali menghadirkan ruang apresiasi sastra melalui Webinar Nasional “Ketika Aksara Menjelma Karya: Merenangi Samudra Kata, Menyelami Gejolak Rasa” yang sukses diselenggarakan pada Sabtu, 4 Juli 2026. Kegiatan yang berlangsung melalui Zoom Meeting dan disiarkan secara langsung melalui YouTube Jendela Puspita TV ini mempertemukan para penulis, penyair, guru, mahasiswa, pelajar, serta pencinta literasi dari berbagai daerah di Indonesia.

Mengusung semangat menjadikan sastra sebagai ruang bertemu, berbagi, dan bertumbuh, webinar ini tidak hanya menjadi forum diskusi, tetapi juga menghadirkan panggung apresiasi bagi para penyair serta menjadi momen peluncuran buku antologi puisi terbaru yang diterbitkan oleh Jendela Puspita.

Kegiatan berlangsung dengan hangat dan interaktif. Antusiasme peserta terlihat sejak awal hingga akhir acara melalui diskusi, apresiasi terhadap karya, serta semangat untuk terus berkarya bersama komunitas literasi.

*Webinar Nasional yang Penuh Makna*

Webinar Nasional “Ketika Aksara Menjelma Karya” dirancang sebagai ruang yang mempertemukan para pencinta sastra dalam satu semangat yang sama, yaitu menghadirkan karya yang lahir dari kejujuran rasa dan kekuatan bahasa.

Selain menjadi ajang silaturahmi antarsahabat literasi, kegiatan ini juga menjadi bentuk komitmen Jendela Puspita dalam menghadirkan program-program yang mendorong tumbuhnya budaya membaca, menulis, dan mengapresiasi karya sastra.

Selama webinar berlangsung, peserta tidak hanya menyaksikan rangkaian acara, tetapi juga ikut merasakan atmosfer kebersamaan yang terbangun melalui puisi, cerita, dan dialog yang menginspirasi.

*Parade Pembacaan Puisi Menjadi Sajian Istimewa*

Salah satu sesi yang paling dinantikan dalam webinar adalah Parade Pembacaan Puisi. Melalui sesi ini, para penyair membacakan karya mereka secara langsung dengan penuh penghayatan sehingga setiap bait puisi terasa lebih hidup dan menyentuh.

Sebanyak sembilan penyair Jendela Puspita turut mempersembahkan karya terbaiknya kepada para peserta webinar, yaitu: Iis Suharti, Suparno Ghopar, Wati Tuharea, Juju Juriyah, Didik, Ali Arief Kusas, Empat Patonah, Amriadi, dan Suprihationo Sardi

Masing-masing penyair menghadirkan karakter dan gaya pembacaan yang berbeda. Ada yang menyuarakan kepedulian terhadap bangsa, ada yang mengangkat nilai-nilai kemanusiaan, keluarga, hingga refleksi kehidupan. Perbedaan tersebut justru menjadi kekayaan yang menunjukkan luasnya perspektif dalam dunia puisi.

Parade pembacaan puisi menjadi bukti bahwa sebuah karya tidak hanya dinikmati melalui tulisan, tetapi juga memperoleh ruh ketika dibacakan langsung oleh penciptanya.

*Launching Buku Dengan Kata Kurekat Makna Menjadi Puncak Acara*

Puncak Webinar Nasional ini ditandai dengan launching buku antologi puisi Dengan Kata Kurekat Makna yang diterbitkan oleh Jendela Puspita.

Buku ini merupakan hasil kolaborasi 44 penyair dari berbagai daerah di Indonesia yang menghadirkan 56 puisi dalam satu antologi. Setiap karya membawa warna, pengalaman, dan sudut pandang yang berbeda, namun berpadu dalam satu semangat yang sama, yaitu membangun makna melalui bahasa.

Peluncuran buku ini menjadi momentum penting bagi para penyair karena karya-karya yang selama ini lahir dari proses perenungan akhirnya dapat hadir dalam bentuk buku yang dapat dinikmati oleh masyarakat luas.

Lebih dari sekadar penerbitan, antologi Dengan Kata Kurekat Makna menjadi simbol bahwa kolaborasi adalah kekuatan. Ketika banyak penulis berjalan bersama, lahirlah sebuah karya yang mampu memperkaya khazanah sastra Indonesia.

*Komitmen Jendela Puspita untuk Terus Menumbuhkan Literasi*

Keberhasilan penyelenggaraan Webinar Nasional ini semakin menguatkan komitmen Jendela Puspita untuk terus menjadi ruang belajar, ruang berkarya, dan ruang publikasi bagi para penulis Indonesia.

Melalui berbagai program seperti webinar, kelas menulis, penerbitan buku, hingga komunitas literasi, Jendela Puspita berharap semakin banyak masyarakat yang berani menuliskan gagasan, pengalaman, dan harapannya melalui karya.

“Semoga perjumpaan ini menjadi awal dari semakin banyak karya yang akan tumbuh dan menemukan maknanya. Perjalanan kita tentu tidak berhenti di sini. Masih akan ada ruang-ruang baru untuk terus belajar, berbagi, dan saling menguatkan dalam perjalanan berkarya,” ungkap Direktur Jendela Puspita, Siska Puspita Dewi.

Semangat yang terbangun dalam webinar ini diharapkan tidak berhenti pada satu kegiatan saja, melainkan menjadi awal dari lahirnya lebih banyak kolaborasi, buku, dan penulis baru yang akan memperkaya dunia literasi Indonesia. Sebab setiap karya yang lahir dari hati akan selalu menemukan pembacanya, dan setiap aksara yang ditulis dengan ketulusan akan meninggalkan jejak yang bermakna bagi masa depan.

  • Related Posts

    Aero Astra Akademia Resmi Jadi Tempat Uji Kompetensi Perhotelan, Cetak Lulusan Siap Kerja hingga Terserap di Hotel Berbintang

      ZONAINDONESIAWORLD.COM-TULANG BAWANG – Komitmen Aero Astra Akademia dalam mencetak sumber daya manusia (SDM) kompeten di bidang perhotelan terus mendapat pengakuan. Sejak Desember 2025, lembaga pelatihan vokasi tersebut resmi ditunjuk…

    Semoga Muhammadiyah Antar Kita Ke Sorga

    ZonaIndonesiaWorld.com-Kelakuan insan Muhamadiyah yang tidak panjangkan kuku, kumis dan tidak ngeroko semoga sesuai dengan nama Nabi Muhammad SAW. Dunia tempat insani wafat yang relatig di usia 63 tahun telah menjalankan…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *