ZonaindonesiaWorld.com-Jakarta – Menyemarakkan perayaan Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah, Pondok Pesantren Nurul Ibad yang berlokasi di kawasan Lubang Buaya, Jakarta Timur, menggelar rangkaian kegiatan pemotongan hewan kurban dengan penuh khidmat dan kebersamaan pada hari Rabu ,10 Dzulhijjah 1447/ 27 Mei 2026 setelah melakukan sholat Idul Adha .
KH Ibnu Mulkan Syakrim selaku pimpinan Ponpes mengatakan ,”Tahun ini hewan kurban nya ,total 8 ekor , yang terdiri dari 5 ekor kambing dan 3 ekor sapi untuk kemudian dibagikan kepada masyarakat yang berhak menerima.
Salah satu momen istimewa dalam kegiatan ini adalah diserahkannya seekor sapi kurban yang merupakan sumbangan langsung dari Gubernur DKI Jakarta, Bapak Pramono Anung. Kehadiran hewan kurban dari pemimpin ibu kota ini menjadi wujud nyata perhatian dan dukungan pemerintah daerah terhadap kegiatan keagamaan serta kepedulian sosial yang senantiasa digelorakan oleh pondok pesantren di tengah masyarakat.
Lebih lanjut ,Pimpinan Pondok Pesantren Nurul Ibad, KH Ibnu Mulkan Syakrim, dalam keterangannya menyampaikan rasa syukur dan terima kasih yang mendalam atas dukungan yang diberikan, sekaligus menguraikan makna mendasar dari pelaksanaan ibadah kurban tersebut.
“Alhamdulillah, tahun ini kami dapat melaksanakan ibadah kurban dengan lancar dan berkah. Kami menerima 3 ekor sapi dan 5 ekor kambing, dan kami sangat mengapresiasi perhatian Bapak Gubernur DKI Jakarta, Bapak Pramono Anung, yang telah berkenan menyumbangkan seekor sapi kurban untuk kami salurkan kepada warga di sekitar pondok,” ungkap KH Ibnu Mulkan Syakrim.
Beliau menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar rutinitas tahunan, melainkan sarana pembelajaran nilai-nilai luhur bagi para santri dan warga sekitar. “Bagi kami, kurban bukan hanya soal menyembelih hewan, tetapi menanamkan nilai pengorbanan, keikhlasan, dan kepedulian sosial. Ini adalah ajaran yang kami warisi dari teladan Nabi Ibrahim AS, tentang ketaatan mutlak kepada Allah SWT dan rasa berbagi kepada sesama. Semoga apa yang kami lakukan ini menjadi amal jariyah, mempererat persaudaraan, serta membawa manfaat luas bagi masyarakat Jakarta Timur pada khususnya,”.
