ZonaIndonesiaWorld.com-Jakarta -Ujian sakit di usia senja bagi orang yang saleh merupakan bentuk kasih sayang Allah SWT. Sakit tersebut bukanlah tanda hukuman, melainkan cara Allah untuk mengangkat derajat, menggugurkan dosa, dan mendekatkan diri hamba-Nya kepada-Nya.
Berikut adalah hikmah dan keutamaan ujian sakit di usia senja berdasarkan ajaran Islam:
Imam Bukhari dan Muslim meriwayatkan hadis dari Abu Hurairah Radhiyallahu ‘anhu, bahwa Nabi Muhammad SAW bersabda:
قال رسول الله صلى الله عليه وسلم: « مَا يُصِيبُ الْمُسْلِمَ مِنْ نَصَبٍ وَلَا وَصَبٍ وَلَا هَمٍّ وَلَا حُزْنٍ وَلَا أَذًى وَلَا غَمٍّ حَتَّى الشَّوْكَةِ يُشَاكُهَا إِلَّا كَفَّرَ اللَّهُ بِهَا مِنْ خَطَايَاهُ » [ أخرجه البخاري و مسلم]
Tidaklah seorang muslim tertimpa cobaan, penyakit, kesulitan, kesedihan, gangguan, tidak pula gundah kelana, sampai kiranya duri yang menusuknya, melainkan Allah akan jadi sebagai penghapus dari kesalahannya“. [HR Bukhari no: 5642. Muslim no: 2573].
Syaikh Amin bin Abdullah asy-Syaqawi dalam tulisannya berjudul الإبتلاء بالمرض yang diterjemahkan Abu Umamah Arif Hidayatullah menyimpulkan bahwa bagi orang yang sakit mempunyai dua kelebihan, sakit yang dialaminya bisa sebagai penghapus dosa-dosanya, dan mengangkat derajatnya.
Berikut adalah hikmah dan keutamaan ujian sakit di usia senja berdasarkan ajaran Islam:
Pembersih Dosa (Kaffarah): Setiap rasa sakit, kesedihan, atau kecemasan yang diderita seorang mukmin akan menjadi penggugur dosa-dosa kecilnya. Rasulullah SAW bersabda bahwa tidaklah seorang muslim tertimpa musibah berupa rasa sakit, melainkan Allah akan gugurkan kesalahan-kesalahannya.
Peningkatan Derajat: Ujian yang dihadapi dengan sabar dan rida akan meninggikan derajat seseorang di sisi Allah SWT.
Ladang Pahala Sabar: Sakit adalah ujian kesabaran tertinggi. Orang saleh yang mampu bersabar dan tetap berprasangka baik kepada Allah (husnuzan) akan mendapatkan pahala tanpa batas (QS. Az-Zumar: 10).
Mengingatkan pada Akhirat: Di usia senja, sakit seringkali menjadi pengingat yang lembut bahwa kehidupan dunia bersifat sementara, sehingga memotivasi hamba untuk memperbanyak bekal menuju akhirat.
Muga bermanfaat
